Negeri di Atas Awan, Tebing Keraton Bandung

Diposting pada

Tebing Keraton merupakan salah satu wisata yang berada di Dago Bandung yang berupa tebing dengan pemandangan hutan hijau. Kabut dingin yang akan membuat Anda seperti sedang berada di negeri atas awan. Tempat wisata rekomendasi yang cocok untuk berkontemplasi sebentar dari hiruk pikuk kota.

Tebing Keraton
Sumber Gambar : Instagram.com/rolanandika
Jam Buka:05.00–18.00 WIB
Harga Tiket:Rp. 11.000/orang
Kontak:(022) 2515895
Kegiatan:Renang, Makan, Bermain, Belajar
Waktu Kunjungan:
9 Jam
Alamat:Ciburial, Kec. Cimenyan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40198
Fasilitas Umum:Mushola, Gazebo, Lavatory, Kedai makan.
Online Maps:View Maps

Kawasan Tebing Keraton merupakan sebuah view tebing yang disekelilingi hutan, yang masih termasuk di dalam kawasan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, yak notabenenya merupakan taman kota yang berada di dekat Kota Bandung. Untuk lokasi tepatnya terletak di Kampung Ciharegem Puncak, Desa Ciburial, Bandung, Jawa Barat, Indonesia.

Tempat wisata yang satu ini menjadi terkenal setelah banyak pengunjung yang mengunggah foto di akun sosial media terutama instagram. Dengan tempat yang berada di ketinggian, untuk mendapatkan keindahannya tentu Anda harus berusaha extra ya dengan melakukan beberapa soft hiking untuk menuju ke Tebing Keraton ini.

Tebing Keraton Sendirian
Sumber Gambar : Instagram.com/burtuqoli
Tebing Keraton Awan
Sumber Gambar : Instagram.com/jeysupit
Tebing Keraton Ihir
Sumber Gambar : Instagram.com/elsaoktpn
Tebing Keraton Ehem
Sumber Gambar: Instagram.com/won.choli

Tebing Keraton Bandung

Sebuah tempat wisata yang cocok sekali sih untuk Anda jadikan tempat relaksasi bersama alam. Anda dapat menjumpai view lembah, hutan hijau dan juga semilir angin serta kabut agak tebal yang dapat Anda saksikan saat pagi hari. Jika Anda ingin mendapatkan foto terbaik, lebih baik datang saat waktu dekat sunrise atau sunset.

Untuk penamaan Tebing Keraton sendiri ternyata diciptakan oleh warga setempat, bernama Pak Asep. Tebing Keraton yang katanya memiliki makna kurang lebih berhubungan dengan keindahan alam yang mengagumkan.

Untuk pelafalannya dalam bahasa Sunda disebut ‘Tebing Karaton’ sesuai dengan plang yang dipasang disana. Namun orang-orang lebih suka menyebutnya dengan Tebing Keraton.

Daya tarik dari Tebing Keraton

Beberapa hal menarik yang akan Anda dapatkan saat mengunjungi tempat yang berada di ketinggian kurang lebih 1200 mdpl adalah sebagai berikut :

  • View hutan kabut dari ketinggian

Hal yang paling menarik, Anda dapat melihat pohon-pohon penyuplai oksigen yang tertutup kabut tipis kadang tebal yang membuat suasana seperti berada di hutan Amazon. Sangat cocok sekali sebagai background foto alam yang instagramable.

  • Tempat melihat sunrise dan sunset terbaik

Pasti Anda tak sabar kan menikmati moment atau mendapatkan swafoto saat matahari sedang terbenam ataupun matahari terbit dari atas ketinggian kota Bandung. Sangat epic, sehingga menjadikan Tebing Keraton juga disebut Tebing Instagram karena memiliki landscape indah yang tentunya cocok untuk konten Instagram.

  • Camping Ground yang menyenangkan

Bagi Anda yang ingin mengadakan acara camp bersama kawan, maka Anda perlu mencoba ngecamp di Tebing Keraton. Dengan biaya retribusi tambahan Rp. 40.000 untuk ijin ngecamp dengan membawa peralatan camp sendiri. Jika menyewa dari pihak Tebing Keraton, Anda akan dikenakan tambahan biaya kurang lebih Rp. 140.000

  • Tracking sepeda dan soft hiking

Bagi Anda pecinta sepeda, Anda dapat mencoba membawa sepeda sampai ke Tebing. Bagi Anda pejalan kaki tentu sebuah aktivitas yang menyehatkan badan.

Harga Tiket Masuk Tebing Keraton terbaru, 2019

Untuk biaya retribusi yang perlu Anda keluarkan relatif murah. Anda hanya perlu membayar Rp. 11.000 per orang untuk tiket masuk WNI, untuk pengunjung WNA, Anda perlu membayar sebesar Rp. 76.000. Selain itu untuk biaya Parkir motor Rp. 5000 saja dan parkir mobil Rp. 10.000.

Sangat murah kan? untuk ukuran wisata alam yang akan memberikan Anda sebiah landscape yang mengagumkan.

Akses dan Rute menuju Tebing Keraton

Akses dab rute menuju Tebing Keraton tergolong mudah, dari pusat Kota Bandung, berkendaralah ke arah utara menuju Terminal Dago lewat Jalan IR H Juanda, biasanya membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit.

Lalu menuju Ciburial atau Dago Pakar dan carilah jalan ke arah Taman Hutan Raya IR H Djuanda (Tahura). Nah setelah itu Anda akan melihat petunjuk jalan menuju Tebing Karaton, berbeloklah ke kanan.

Teruslah ikuti arah jalan setapak yang membawa Anda melewati rumah-rumah penduduk. Perjalanan sudah dekat ketika Anda berhasil menemukan ‘Warung Bandrek’, Nah tiba disitu Anda harus melewati tanjakan tidak rata ke arah Kampung Ciharegem Puncak.

Baca juga: Bukit Moko Bandung

Sesampainya disitu parkirkan kendaraan dengan rapi, membayar biaya retribusi dan mulai soft hiking atau bersepeda dengan estimasi waktu kurang lebih 10 menit saja.

Tips saat di Tebing Keraton

Beberapa tips berikut ini mungkin akan berguna bagi Anda para travellers yang sedang berwisata di Tebing Keraton

  • Gunakan pakaian tebal

Karena Anda sedang berada di ketinggian kurang lebih 1200 mdpl, maka gunakanlah minimal jaket tebal ataupun tutup kepala.

  • Siapkan camera beserta perlengkapannya

Siapkan camera Anda di posisi baterai penuh. Jangan lupa juga membawa perlengkapan seperti tongsis untuk berswa foto dan juga wide lens untuk mendapatkan view sempurna dari Tebing Keraton.

  • Berdiri di area aman Tebing Keraton

Untuk hal ini tentu harus menjadi perhatian para pengunjung, jangan sampai demi sebuah foto yang bagus, Anda tidak memperhatikan keselamatan Anda seperti jangan dekat-dekat dengan ujung tebing.

  • Bawa kendaraan motor

Untuk mempermudah akses mengingat Anda juga akan melewati jalan setapak yang tidak terlalu lebar. Motor merupakan solusi terbaik untuk Anda menuju ke Tebing Keraton ini.

Baca juga: Curug Maribaya

Overall, Tebing keraton merupakan kawasan tempat wisata yang recommended untuk Anda kunjungi entah solo traveling, bersama kawan dekat/pasangan dan keluarga. Jadi tunggu apalagi nih? yuk tancap gas menuju Kampung Ciharegem Puncak, Desa Ciburial, Bandung ini.

Seberapa bermanfaat posting ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Penilaian rata-rata / 5. Jumlah suara: