Tebing Breksi, Perpaduan Maha Karya Tuhan & Seni Ukir Seniman Jogja

3 min read

View Tebing Breksi sore hari

Tebing Breksi merupakan potret eksotisme alam yang disulap menjadi maha karya indah sebagai alternatif berpetualang di alam, selfie, hunting sunrise dan sunset serta mengadakan acara outdoor dan gathering.   

View Tebing Breksi sore hari
Gambar Tebing Breksi via instagram.com/tebing breksi
Jam Buka:24 Jam.
Tiket Masuk:Rp. 5.000/orang.
Nomor Telpon:0813-2863-4788.
Aktivitas:Selfie, Outdoor Activity, Offroad, Foto Prewedding, Outdoor Gathering.
Waktu Terbaik:Jam 4 sore – 8 malam.
Perlu Dibawa:Kaca Mata (siang), Jaket & Scarf (malam, karena cuaca dingin pada malam hari) serta HP atau kamera.
Larangan:Tidak boleh merusak atau mengotori batu atau tebing yang dipahat.
Alamat:Sambirejo, Prambanan, Sleman, D.I Yogyakarta.
Fasilitas Umum:Parkir, Toilet, Mushala, Tlatar Pertujukan, Area Offroad, Jeep, ATV, Spot Foto, Kafe.
Akses Jalan:Baik (lebih baik menggunakan kendaraan pribadi).
Kedai:Ada.
Online Maps:View Maps

Siapa yang tak tertarik dengan pesona keindahan Grand Canyon yang menawarkan lukisan megah dan memanjakan mata! Menariknya, anda tak perlu pergi jauh ke Arizona untuk menikmati suasana mirip tempat tersebut. 

Selain Brown Canyon di Semarang, sekarang ada destinasi wisata di Jogja yang menawarkan pesona wisata yang hampir sama. Meski tempat wisata ini tak sebesar dan seluas layaknya Grand Canyon. Dimana ya? Dimana lagi kalau bukan di sini. 

View i Malam Hari
via instagram.com/tebing breksi
Tebing Breksi Spot Foto
via instagram.com/tebing breksi
Tebing Breksi & Kolam
via instagram.com/tebing breksi
Tebing Breksi & Gemerlap Lampu Kota
via instagram.com/
View Malam Hari
via instagram.com/
Spot Foto Wayang
via instagram.com/tebing breksi

Sekilas tentang Tebing Breksi

Seperti namanya, wisata ini adalah kawasan yang pada mulanya hanya sebuah tambang batu yang kemudian disulap menjadi tempat wisata. Bahkan, pada Mei 2015, tempat ini resmi disahkan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai salah satu cagar budaya di Jogja.

Tak lama setelah dirubah menjadi cagar budaya, popularitas wisatanya melonjak drastis. Ribuan pengunjung tak pernah absen memadati kawasan ini khususnya saat weekend atau holiday.

Lantas, apa sih yang membuat wisata jogja 2018 ini begitu sangat diminati? Berikut ulasannya.

Sejarah Unik

Yang pertama adalah sejarahnya yang terbilang unik. Selain areanya yang cocok untuk menarik karena sarat petualangan alam, sejarahnya juga tak kalah menarik lho.

Kemunculan wisata ini diawali dengan ditutupnya tambang batu yang kemudian mendorong masyarakat sekitar memiliki ide kreatif untuk menyulap kawasan tersebut menjadi sebuah maha karya.

Bongkahan batu yang mengelilingi daerah itu pun diukir dan dibuat sedemikian rupa sehingga nampak cantik dan worth it untuk dikunjungi wisatawan. Akan tampak tebing-tebing batu yang menjulang gagah yang dipahat sehingga nampak sangat futuristik. 

Baca juga: Bukit Bintang Jogja

Daya Tarik

Hal pertama yang akan anda temukan adalah keindahan berupa deretan tebing menjulang nan gagah yang berbentuk unik akibat kegiatan tambang dan karya seni.

Selain itu, di sini anda dapatkan di objek wisata lainnya, seperti:

  • Tlatar pertunjukan berbentuk meja batu yang berbentuk U biasanya digunakan untuk pertunjukan seni,
  • Kolam alami bekas tambang yang memiliki air jernih berwarna kehijauan,
  • Terdapat banyak spot foto kece untuk koleksi instagram seperti pahatan batu berbentuk naga,
  • Ada juga pahatan dengan bentuk wayang untuk foto, dan sejumlah spot foto keren lain,
  • Dari spot ini anda bisa menikmati sunrise dan sunset yang indah berupa view Kota Yogyakarta, Candi Prambanan, Candi Barang dan Candi Sojjiwan dari ketinggian,
  • View malam hari lebih indah dihiasi gemerlapan lampu kota,
  • Ada live concert dan berbagai pertunjukan seni lainnya pada waktu tertentu,
  • Anda bisa melakukan sesi foto prewed dengan nuansa unik bahkan bisa juga mengadakan acara pernikahan outdoor,
  • Bisa digunakan untuk perkumpulan atau gathering komunitas.

Bagaimana? Banyak kan daya tarik salah satu wisata Jogja ini? Untuk lebih jelas apa saja aktivitas yang anda bisa lakukan di sana ada di bawah ini.

Aktivitas Wisata

Ada banyak hal menarik yang bisa anda lakukan di sini. Sejumlah kegiatan yang bisa anda lakukan diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Panjat tebing,
  • Sepeda gunung,
  • Selfie dan prewedding,
  • Acara wedding dan gathering lainnya,
  • Menikmati sunrise dan sunset,
  • Menikmati pertunjukan seni,
  • Nongkrong di kafe sambil menikmati pemandangan.

Sejumlah aktivitas di atas tentu akan semakin membuat anda liburan anda semakin menyenangkan bukan? Untuk informasi mengenai pemesanan tempat untuk prewed ataupun gathering, silakan hubungi kontak ya.

Fasilitas

Meski terbilang baru, objek wisata ini tidak akan mengecewakan pengunjung dengan minimnya fasilitas. Selain tersedia berbagai wahana di tebing breksi, fasilitas lainnya juga cukup lengkap dan memadai.

Lebih lengkap mengenai informasi fasilitasnya adalah sebagai berikut:

  • Area parkir luas dan available untuk sepeda, motor, mobil pribadi hingga bus,
  • latar pertunjukan,
  • toilet,
  • area off road,
  • kafe ,
  • sejumah spot foto unik,
  • foodcourt,
  •  jeep,
  • ATV,
  • Mushalla
  • Penginapan dan hotel

Cukup lengkap bukan? Meskipun kawasannya di dataran tinggi, wisata alam ini tak begitu jauh kok dari pusat kota. Selain itu fasilitas di sana juga sangat lengkap, kenyamanan liburanmu akan sangat terjamin.

Alamat dan Lokasi

Apakah lokasinya berada jauh dari Kota Yogyakarta? Tidak juga, untuk alamatnya berada di sebelah utara kota Jogja. Tepatnya di Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Lokasi wisata ini berada tak jauh dari sejumlah destinasi wisata lainnya seperti Candi Ijo dan Kafe Watu Payung. Kedua objek wisata tersebut merupakan spot menikmati sunset terkeren di Yogyakarta.

Harga Tiket Masuk

Di awal pembukaannya, tidak ada tiket masuk untuk wisata ini. Namun, setelah pengelolaan yang maksimal, HTM tahun 2019 untuk wisatawan domestik adalah Rp 5.000 dan wisatawan asing senilai Rp 10.000.

Selain itu, jika membawa kendaraan anda akan dikenakan biaya parkir yang juga ramah di kantong yakni dengan ketentuan sebagai berikut:

Parkir Motor Rp 2.000  
Parkir Mobil Rp 5.000  
Parkir Bus   Rp 10.000

Jam Operasional

Sebetulnya area wisata satu ini bisa diakses selama 24 jam. Namun, waktu terbaik untuk menikmati viewnya adalah saat sore hingga malam hari antara pukul 17.00 – 20.00 WIB.  

Tidak direkomendasikan berkunjung ke sini saat siang terik meskipun terdapat beberapa kafe yang dapat kamu gunakan berteduh. Hawa panas matahari masih sangat terasa karena berada di wilayah dataran tinggi.

Q&A

Berikut beberapa pertanyaan dan jawaban yang bisa anda gunakan untuk mengetahui lebih banyak tentang info wisata ini.

Kalau menggunakan bis besar bisa sampai parkiran apa tidak ya?

Bus besar bisa. Hanya tidak yakin bisa belok atau kuat menanjak. Rata-rata rombongan biasa menggunakan bus medium.

Kalau menggunakan angkutan online mudah apa tidak ya?

Mungkin sangat mudah. Tetapi disayangkan ada sejumlah titik yang tidak boleh dimasuki angkutan online.

Tarif masuk untuk bulan ini apa masih sukarela?

Tarif terbaru adalah Rp 5.000 per orang dan plus biaya parkir jika membawa kendaraan.

Berapa harga biaya parkirnya?

Kendaraan beroda dua Rp 2.000, mobil Rp 5.000, Minibus Rp 15.000, dan Bus Rp 25.000.

Tanjakannya dengan ke kaliurang bagaimana?

Memang lebih menanjak ya. Tapi tidak perlu khawatir. Bus besar sepertinya juga bisa sampai ke taman ini.
Tempatnya tidak terlalu menanjak, aman. Mobil city car banyak yang nyampai sini tanpa kesulitan.

Kesimpulan

Taman ini merupakan objek wisata yang cocok bagi anda yang memiliki jiwa petualang dan memiliki kecintaan yang tinggi terhadap alam dan seni.

Karya indah yang anda nikmati di Tebing Breksi adalah perpaduan sempurna antara alam ciptaan Tuhan dan hasil karya tangan manusia yang dipinjami Tuhan. Tak jauh dari tempat ini, anda pun bisa melanjutkan eksplorasi wisata alam dan budaya di Candi Ijo dan Kafe Watu Payung.

error: Disable