Berwisata dengan Kupu-Kupu Raksasa di Bali Butterfly Park

Bali Butterfly park / dikenal sebagai taman kupu-kupu bali adalah lokasi pemeliharaan kupu kupu langka yang dapat dikunjungi oleh wisatawan. Selain untuk wisata, tempat ini dikembangkan untuk penelitian, pengembangbiakkan, dan pelestarian.

Jam Buka:08.00-17.00 WIB
Harga Tiket:Rp. 45.000 wisatawam lokal, Rp 80 Rp wisatawan asing
Kontak:(0361) 8940596
Alamat:Jl. Batukaru, Br.Sandan Lebah, Kel:Sesandan, Kec:TABANAN, Kabupaten TABANAN, Buruan, Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali 82115
Fasilitas Umum:Toilet, Tempat Parkir Luas, Tempat Makan
Akses Jalan:Sangat baik
Kedai:Ada
Online Maps:View Maps
Bali Butterfly Park

Mungkin ukuran kupu-kupu yang selama ini Anda lihat hanya seukuran satu jari atau 2 jari orang dewasa. Tapi di Bali Butterfly park ini, Anda bisa menemukan kupu-kupu berukuran lebih lebar dari telapak tangan orang dewasa.

Tapi lain dari itu, taman ini ternyata juga masuk dalam jajaran jenis wisata edukasi. Tidak cukup melihat keindahan kupu-kupu saja, Anda bsia belajar dengan melihat langusng proses ulat menjadi kupu-kupu.

Dari mulai berbentuk ulat yang menggelikan, berubah menjadi kepompong lalu menjadi kupu-kupu yang indah.

Letaknya juga di sekitar persawahan, sensasi sejuk, dengan iklim tropis terasa begitu nyaman saat kalian dan keluarga menjamah tempat ini.

Tidak mudah merawat wisata jenis taman kupu-kupu. Kita butuh kualitas suhu yang tepat buat para kupu agar mereka bisa nyaman hidup. Meskipun waktu umur kupu-kupu tidaklah lama, paling cuma beberapa hari. Tapi kita tetap harus membuatnya nyaman di beberapa jam ia menikmati hidupnya.

Baca Juga:  Harga Tiket Masuk dan Peta Lokasi Klenteng Sam Po Kong + Jam Buka

Yang datang ke wisata ini pun tak cuma penduduk lokal. Malah bisa dibilang banyak wisatawan asing mengunjungi tempat ini. Sebagai penduduk lokal, kita tidak boleh kalah dengan mereka. Cepat-cepat kalian kunjungi, lalu eksplore koleksi kupu-kupu yang ada di sana dengan jumlah ratusan tersebut.

Keunikan Wisata Bali Butterfly Park

Yang menjadi keunikan tersendiri, serta hal langka yang tak bisa kita temui di wisata kupu-kupu lain adalah kupu-kupu bernama Barong atau mudahnya disebut kupu-kupu gajah. Ukurannya begitu besar, luas sayapnya sekitar 400 centimeter dan panjangnya 25 centimeter, dan spesiesnya hanya ada di beberapa tempat Indonesia saja.

Jadi tidak seluruh wilayah Indonesia bisa merasakan memelihara spesies satu ini. Populasinya sangat terbatas. Dan dari keterangan yang diungkapkan staf di Bali Butterfly Park, Luh Putu Sri Wahyuni, beliau mengatakan provinsi Jawa Barat juga ikut biaa menikmati memelihara kupu-kupu ini.

Tapi sayangnya ukurannya lebih kecil dari apa yang ada di Bali. Dan di Kalimantan juga ditemui hewan ini, hanya saja warnanya sangat hitam.

Tak cukup dengan kupu-kupu gajah, wisata yang sudah berdiri dari 17 Desember 1996 itu juga memiliki koleski kupu-kupu dari spesies lain. Diketahui terdapat 15 jenis spesies dan jumlah kupu-kupu yang ada di sana mencapai sekitar 950 ekor.

Baca Juga:  Istana Maimun Medan

Jumlah yang banyak untuk kupu-kupu itu bisa menutupi tubuh kalian. Tapi seluruh kupu-kupu itu tidak dibiarkan menggerombol, namun tersebar di sepanjang taman kupu-kupu ini.

Namun di samping betapa besarny kupu-kupu jenis Barong itu, ia hanya mampu bertahan hidup selama 5 hari. Untuk menjaga kehadirannya tetap ada di taman, pengurus tempat wisata tersebut selalu mendatangkan kepompong baru.

Mengurus wisata ini memang tidaklah mudah. Selain memperhatikan suhu, kita juga harus cepat dan selalu bergerak. Pasalnya waktu hidup kupu-kupu rata-rata hanyalah satu minggu, bahkan bisa kurang dari itu. Sementara waktu menjadi kupu-kupu, dari proses ulat menjadi kepompong lalu menjadi kupu-kupu bisa memakan waktu 2 bulan.

Maka dari itu, setiap seminggu sekali Bali Butterfly Park selalu mendatangkan kepompong baru yang dikirim dari tempat penangkarannya di Singaraja dan Jembara. Kepompong yang dikirim itu pun tidak sedikit, bisa mencapai 1.500 kepompong. Dan itu tidak semuanya bisa berhasil menjadi kupu-kupu.

Presentase berhasilnya kira-kira cuma 75% saja. Lihatlah betapa sulitnya merawat wisata indah Bali tersebut.

Namun selain sebagai wisata, Butterfly Bali Park ini juga mengekspore kepompong kupu-kupu mereka sampai ke luar negari.

Negara-negara beruntung itu adalah Malaysia, Singapura, dan Penang.

Dan dari seluruh sulitnya merawat kupu-kupu itu, beruntung bila kalian bisa menjamah wisata tersebut. Diam di dalamnya lalu berfoto dengan serangga terbang tersebut.

Baca juga: Tegenungan Waterfall Bali

Harga Tiket Bali Butterfly Park

Untuk bisa menikmati keindahan wisata kupu-kupu ini, kalian cukup merogoh kocek 60.000. Tapi ada yang menyebut sebesar 85.000 untuk wisatawan asing dan wisatawan lokal cukup 45.000.

Baca Juga:  Wahana dan Alamat Lokasi The Jungle Water Adventure + Info Promo Terbaru

Kita diberikan dua sistem pembelian tiket, yaitu secara offline dan online.

Harga menjadi lebih murah saat kalian bertransaksi secara online dengan mengunjungi website perusahaan itu langsung. Harga yang kalian dapat bisa menjadi 37.000 sampai 22.000.

Dan untuk anak-anak di bawah usia 5 tahun, kaliam tidak dieknai biaya alias gratis!

Lokasi Wisata Bali Butterfly Park

Ia terletak di Jalan Batukaru, Sandan Lebah, Wanasari, Tabanan. Tepatnya berada di desa Wanasari. Jaraknya sekitar 6.5 km dari dari utara ibukota kabupaten Tabanan, dan sekitar 30 km dari kota Denpasar Bali.

Kalian bisa menjangkaunya dengan kendaraan pribadi maupun umum. Tapi yang pasti, wisata ini cocok dikunjungi oleh keluarga kalian. Ayah, Ibu, anak, dan lain-lain yang sekiranya pantas ikut.

Di sana ada pula toko souvenir, dan souvenirnya tentu tak jauh-jauh dengan kupu-kupu. Oleh karena hidup kupu-kupu tidaklah lama, bangkai kupu-kupu pun diawetkan lalu dijadikan souvenir untuk kalian yang ingin membeli.

Galeri foto Bali Butterfly Park

Bali Butterfly Park
Bali Butterfly Park
Bali Butterfly Park
Bali Butterfly Park
Bali Butterfly Park

Itulah informasi dari wisata Bali Butterfly Park. Cukup sulit mengumpulkan informasi wisata ini, sebab kebanyakan artikel yang memuat informasi wisata ini berbahasa Inggris. Pun tak ayal kalau pengunjungnya kebanyakan warga negara asing.

data-matched-content-ui-type="image_card_stacked" data-matched-content-rows-num="4" data-matched-content-columns-num="2"
Gambar Gravatar
Suka ngasih makan ikan dan jalan-jalan.